gw bisa ngerasain tiap kali orang terdekat gw bohong, gw punya insting untuk itu.
tapi gw gak pernah permasalahin banget, pura pura gak tau aja
gw ngerti, mereka punya alasan kenapa sampe bohong.
teman kuliahku dulu, tiba tiba menjadi yatim piatu setelah ayahnya meninggal menyusul ibunya beberaa hari lalu. Ya Allah, aku tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya ditinggal sendirian seperti itu. Berilah ia kekuatan dan kesabaran menghadapi takdirMu ya Allah.
Sungguh hanya padaMu lah tempat kami kembali.
Kita mengeluh, “tak mungkin”, maka Allah menjawab “Jika Allah menghendaki sesuatu, cukup berkata jadi, maka jadilah.” (Q.S Yaasin:82)
Kita mengeluh “aku lelah,” Allah menjawab “Aku ciptakan tidur untuk istirahatmu” (Q.S An-Naba:9)
Kita mengeluh “aku tak sanggup,” Allah menjawab “Allah tidak membebankan sesuatu pada seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya” (Q.S Al-Baqarah:286)
Kita mengeluh “aku stress!” Allah menjawab “Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang: (Q.S Ar-Ra’du:28)
Kita menggerutu, “Tak ada gunanya,” Allah menjawab “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah niscaya Ia akan melihat balasannya (Q.S Al-Zalzalah:7)
——Annisa KISR :)
Aku tidak tau apakah caraku menyukaimu ini benar atau tidak
Karena aku menyukaimu dengan cara yang seenaknya
Hanya ingin menemanimu dan berusaha untuk tidak menuntutmu apa-apa
Aku tidak memintamu untuk membuatkanku teh panas waktu aku sakit
Aku tidak memintamu membuatkan makanan saat aku sedang lapar
Dan aku tidak memintamu untuk tetap bangun menemaniku nonton bola hingga larut malam
Karena kamu memang tidak perlu mengusahakan apa-apa untuk menjadi orang yang aku suka
Mungkin memang begitu banyak kesalahan dan kesalahan dari awal hingga sekarang,
Dan sebisaku, aku tidak memaksamu untuk memaafkan, apalagi melupakan
Aku tidak ingin membebanimu dengan apa-apa,
Tidak dengan masa lalu, tidak dengan saat ini, juga tidak dengan masa depan
Aku juga tidak ingin membebanimu dengan perasaanku, atau malah mungkin, dengan perasaanmu.
Dan jika memang ternyata, diluar sana ada seseorang yang lebih tau bagaimana cara untuk menyukaimu daripada aku,
Yang bisa menjagamu, mengajarimu, dan menertawakanmu lebih dari caraku
Aku hanya bisa berharap semoga kamu bisa segera bertemu dengan dia, dan akhirnya saling suka.
Karena aku juga tidak ingin membebanimu untuk terus menyukaiku.
kita harus terus melangkah ke depan, Sayang..
harus..
walau dengan merangkak sekali pun..
walau sampai kaki kita berdarah darah sekali pun..
harus Sayang, harus..
Kamu tahu. Aku membaca banyak buku hanyak untuk menghilangkan kamu dari kepalaku. Kumakan beribu-ribu kata, agar aku bisa lupa kamu dan bahagia berimajinasi tinggi. Tapi yang kudapati, setiap imajinasi yang kulalui, hanyak kamu yang kubayangkan. Setiap kisah yang kuselami, ada bayangan dirimu di sana.
Kamu tahu. Aku mencoba menghilangkankamu, dengan sibuk pada-Nya. Kumasukki dimensi yang berbeda mencoba berkomunikasi dengan-Nya. Tapi, setiap kata yang terucap dari mulutku, yang keluar hanyalah namamu. Setiap pinta yang aku harapkan pada-Nya, hanyalah tentang hidup bersamamu.
Kamu tahu. Aku lalu keluar mencoba menjelajahi dunia, menghilangkan kepenatan dalam diriku yang melulu memikirkanmu. Kudapati sebuah keluarga bahagia yang sedang bercanda-tawa. Kurasakan kebahagian turut mengalir di sel-sel darahku, membawa molekul-molekul oksigen ke kepalaku. Tapi, kehadiranmu muncul mendadak di otakku, ku ingin berakhir bahagia denganmu seperti mereka. Membina keluarga kecil yang sakinah.
Kamu tahu? Kamu terlalu indah untuk dilupakan.
Bandung. Hujan. Coldplay. Maksimal